PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya akan melakukan uji coba belajar tatap muka untuk sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, ada 4 indikator untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pertama, capaian vaksinasi pelajar harus melebihi 50 persen hingga dosis kedua.

Kedua, lokasi sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka tersebut harus dinyatakan zona aman Covid-19 minimal masuk zona oranye.

Ketiga, setiap sekolah yang akan melaksanakan itu wajib menyediakan sarana protokol kesehatan secara lengkap, misalnya masker, disinfeksi rutin dan mengatur kondisi ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.

Keempat adalah semua pegawai sekolah telah mendapatkan vaksin Covid-19. Untuk melaksanakan itu pihaknya mempercepat vaksinasi kalangan pelajar yang berusia 12-17 tahun.

"Kita sambil lihat capaian vaksinasi pelajar, kalau sudah mencapai targetnya bisa saja nanti kita uji coba dulu," katanya, Rabu 8 September 2021.

--page

Dia menjelaskan, setelah tahap uji coba masih diperlukan evaluasi kembali untuk mengetahui apakah kebijakan tersebut bisa dilanjutkan atau sebaiknya dihentikan.

"Evaluasinya pasti diperlukan, kalau ternyata baik maka kita lanjutkan. Tapi kalau ada dampak negatifnya maka pilihannya tetap optimalkan belajar jarak jauh," pungkasnya. (HENDRI/B-7)