PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Fairid Naparin memastikan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) tetap ditingkatkan meskipun kasus konfirmasi Covid-19 dan jumlah pasien rawat inap mengalami penurunan.

"Praktik 3T sama pentingnya dengan penerapan perilaku 5M protokol kesehatan sehingga tetap harus ditingkatkan. Kita juga harus bersyukur dengan adanya penurunan kasus dalam beberapa minggu ini," katanya, Jumat, 17 September 2021.

Tujuan dari testing atau pemeriksaan dan tracing adalah untuk menemukan kasus-kasus baru secara cepat, sehingga bisa mencegah penularan dan mempercepat tindakan treatment untuk penyembuhannya.

Dia mengatakan, pemerintah bersama TNI, Polri dan lembaga lainnya akan terus berkoordinasi, memantau serta mengejar target tracing sebagai bentuk mitigasi terhadap penyebaran kasus Covid-19.

Sementara itu, Kepala tim uji Swab RSUD Kota Palangka Raya dr Mayawati E S Mewo menyampaikan saat ini testing Covid-19 cukup tinggi berkisar 250-300 orang per hari.

--page

Testing tesebut gencar dilakukan di lokasi keramaian seperti kafe yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Upaya testing dilakukan bekerja sama dengan tim Satgas Covid-19. (HENDRI/B-7)