BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, bencana alam tidak dapat diduga kapan datangnya. Oleh sebab itu upaya mitigasi perlu diperkuat.
Menurut dia, upaya mengurangi risiko bencana dapat dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, bahkan dari individu sendiri.
Semua orang baik individu maupun kelompok dapat bertindak sesuai peran masing-masing untuk mengurangi risiko bencana.
"Mitigasi adalah tindakan kita untuk mengurangi keparahan, keseriusan atau penderitaan dari bencana yang terjadi. Seperti kemarin dari BPBD sudah melaksanakan pelatihan peningkatan SDM untuk tanggulangi bencana," katanya, Senin 8 November 2021.
Pemerintah kata dia, melakukan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
--page
"Pemko pasti melakukan kegiatan mitigasi melalui pelaksanaan penataan ruang, pengaturan pembangunan infrastruktur, tata bangunan penyuluhan dan pelatihan baik secara konvensional maupun modern," pungkasnya. (HENDRI/B-5)









