BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya akan menyiapkan lumbung sosial yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan dan pemberian bantuan bagi para korban bencana banjir.
"Sebenarnya kita sudah punya titik lumbung sosial yang pasti ada di lima kecamatan. Saat ini kita siapkan usulan 10 titik sampai dengan koordinatnya sesuai permintaan Menteri Sosial. Tapi masih dikoordinasikan siapa tahu ada penambahan dari Provinsi maupun Polda," kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.
Hal ini disampaikan Fairid seusai mengikuti rapat tanggap darurat bencana banjir bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini di Hotel Bahalap, Kamis 25 November 2021.
Di lokasi lumbung sosial tersebut disediakan bahan makanan hingga sarana lainnya yang pasti akan dibutuhkan saat banjir. Misalnya, genset dan perahu serta kebutuhan lainnya sesuai kondisi lapangan.
"Lokasi lumbung sosial berada di wilayah rawan banjir yang aksesnya terputus, kita ambil contoh di Danau Tundai, Bereng Bengkel, Pahandut Seberang," jelasnya.
Penyediaan lumbung sosial tersebut untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi apabila terjadi banjir yang menyebabkan akses terputus.
"Kita siapkan di lokasi yang tidak banjir pada kawasan rawan banjir sehingga sandang pangan masyarakat tetap terjamin jika sewaktu-waktu bencana terjadi," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









