PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mulai melakukan sejumlah langkah dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Skema pengendalian Karhutla mencakup 3 tahapan yaitu pencegahan, penanggulangan dan penanganan pasca kebakaran.

"Kemarin kita sudah lakukan sosialisasi pencegahan karhutla di Kecamatan Bukit Batu sebagai upaya pencegahan dini sebelum terjadinya bencana kerusakan lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya, Achmad Zaini, Kamis, 24 Maret 2022.

Ia mengatakan, saat ini curah hujan di wilayah Kota Cantik masih cukup tinggi disertai cuaca ekstrem petir dan angin. Namun tetap harus waspada serta mempersiapkan upaya pencegahan yang mungkin terjadi saat masuk musim kemarau nanti.

Dia menjelaskan, pencegahan karhutla juga mencakup kegiatan pemberdayaan masyarakat, pengurangan resiko karhutla, kesiapsiagaan, pelaksanaan peringatan dini dan patroli pencegahan oleh aparat TNI dan Polri serta aparatur pemerintahan.

"Kami telah mengupayakan berbagai upaya pencegahan berupa kegiatan edukasi, sosialisasi, inventarisasi lahan yang terbakar, kesiapsiagaan infrastruktur penyiraman lahan rawan kekeringan serta pemasangan imbauan yang bersama melibatkan pelaku usaha," ujarnya.

--page

Meski begitu, upaya pengendalian tidak berhenti begitu saja. Apalagi setiap tahun Presiden selalu mengarahkan tentang pengendalian karhutla yang mengamanatkan prioritas terhadap upaya pencegahan.

Selain itu, mengajak tokoh agama tokoh masyarakat melakukan edukasi terus menerus kepada masyarakat, mencari solusi tidak membuka lahan dengan tidak membakar, langkah penegakan hukum dan sanksi yang tegas. (HENDRI/B-7)