PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kota Palangka Raya fokus pada upaya pemulihan dunia usaha yang saat ini masih terdampak pandemi COVID-19.

"Dari hasil Musrenbang, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun depan fokus pada enam hal. Salah satunya terkait upaya pemulihan dunia usaha," kata Sekda Palangka Raya, Hera Nugrahayu, Jumat 25 Maret 2022.

Sektor itu menjadi salah satu fokus program Pemko Palangka Raya setempat karena sangat terdampak pandemi COVID-19. Berbagai kebijakan yang pembatasan kegiatan masyarakat sangat berpengaruh pada eksistensi dunia usaha.

Di antara pengaruh itu seperti terlihat pada realisasi pajak pada dunia usaha selama periode 1 Januari-17 Desember 2021. Seperti pada sektor pajak hiburan yang tercapai hanya Rp838,120 juta atau 47,88 persen dari target senilai Rp1,75 miliar.

"Untuk itu, saat ini kami terus berupaya dan mencari strategi untuk menggeliatkan kembali dunia usaha. Seperti mempermudah perizinan, membuka iklim investasi. Jika dunia usaha kembali bangkit maka ekonomi masyarakat juga mengikuti," kata Hera.

Wanita berhijab itu mengatakan, selain fokus pada pemulihan dunia usaha, RKPD 2023 juga fokus pada lima program lain yakni percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan program ekonomi hijau.

Kemudian juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam kesehatan dan pendidikan, penanggulangan pengangguran yang disertai peningkatan lapangan pekerjaan. Terakhir program revitalisasi industri dan penguatan riset terapan dalam rangka mendorong produktivitas.

Maka, lanjut dia, penyusunan program pembangunan harus dilakukan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, bertahap, terpadu dan berkelanjutan.

--page

"Melalui Musrenbang yang merupakan rangkaian proses strategis untuk berdiskusi antar semua pihak, kita harus bisa memilah dan menyerap usulan-usulan pembangunan dari bawah," katanya.

Hera menambahkan, Musrenbang RKPD juga menjadi momentum penting karena guna memasuki tahun kelima dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Palangka Raya Tahun 2018-2023. Seiring dengan arah pembangunan pemantapan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang baik demi terwujudnya Palangka Raya yang maju, rukun, dan sejahtera.

ANTARA