BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan inovasi yang dilakukan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) masih mendapatkan penilaian relatif rendah dibandingkan daerah lain secara nasional.
"Tahun lalu kita masuk kategori inovatif dengan skor indeks 30,37. Ini masih rendah dibanding daerah lain yang mendapatkan predikat sangat inovatif dari hasil pendataan Badan Litbang Kemendagri," katanya, Jumat 1 April 2022.
Dia mengungkapkan meski pada kenyataannya sudah banyak inovasi yang dilakukan oleh perangkat daerah serta masyarakat, namun inovasi yang dilaksanakan tersebut belum didata dengan baik.
"Selain itu banyak yang belum diformalkan dengan regulasi yang dilanjutkan dengan sosialisasi serta kegiatan penunjang lainnya," ujarnya.
Untuk itu melalui kegiatan penilaian Indeks Inovasi Daerah 2022 yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri dia mendorong semua perangkat daerah untuk secara aktif mendata semua bentuk inovasi yang dilakukan pada bidang tugasnya.
"Inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itulah alasan mengapa Inovasi menjadi sangat penting," pungkasnya. (HENDRI/B-11)
Inovasi SOPD Pemko Palangka Raya Dinilai Masih Rendah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Palangka Raya Dukung Perda Kelurahan Presisi dan Perlindungan Kekayaan Intelektual
Pemko Palangka Raya Siapkan BTT Rp6,7 Miliar untuk Penanggulangan Karhutla
Pemko Palangka Raya Perpanjangan PJJ Hingga 26 September
Pemko Ungkap Backlog Rumah Palangka Raya Capai 36.265 Unit, 4.641 KK MBR Belum Punya Hunian Layak
Pemko Targetkan 10.636 Rumah Layak untuk MBR dalam 5 Tahun
Pemko Palangka Raya Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Almarhum Akhmad Rijani
Komentar (0)
Memuat komentar…







