BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Palangka Raya menggelar latihan gabungan untuk menangani kegawatdaruratan. Kegiatan berlangsung di halaman kantor Wali Kota, Senin, 13 Juni 2022.
Latihan gabungan ini merupakan tindak lanjut atas program "Fairid-Umi Siaga" dalam rangka mengoptimalkan layanan darurat 112. Semua OPD yang ikut dalam latihan ini telah terintegrasi pada satu layanan nomor darurat tersebut.
"Kami ingin menjalin kekompakan, koordinasi dan kemahiran saat nanti menghadapi kondisi darurat sesungguhnya ketika di lapangan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Gloriana.
Sebagai komando layanan 112 Gloriana berharap latihan ini memberikan pengetahuan yang mampu menambah ketangkasan dan kesiapsiagaan seluruh OPD ketika nanti menangani masalah sesuai laporan yang diterima dari warga.
Adapun latihan yang digelar, pertama atraksi penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), kedua atraksi penanganan pohon tumbang, ketiga atraksi penanganan kebakaran pemukiman, kempat atraksi evakuasi ular.
--page
Diketahui, layanan cepat Call 112 merupakan terobosan yang diresmikan sejak 2021 dan dikomandoi DPKP. Layanan cepat itu disiapkan untuk menerima aduan kegawatdaruratan.
Seperti permintaan ambulance, penanganan kebakaran, kecelakaan, kejadian tindak kriminal, penanganan pohon tumbang dan penanganan kegawatdaruratan lainnya.
Adapun OPD yang bergabung di antaranya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), RSUD Kalampangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Polresta dan Kodim.
Selanjutnya, unsur dari kecamatan yakni layanan ambulans Kecamatan Pahandut, Jekan Raya hingga Dinkes Pustu Ambulans. Kemudian ada juga dari Dinas Perkim, Rescue Damkar, Mako Damkar, Posko Damkar Tangkiling dan Command Center. (HENDRI/B-7)









