BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting, termasuk bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut. Komitmen ini disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah.
Sebagai pembina pelaksana satuan tugas pencegahan dan penanganan stunting dirinya menyampaikan bahwa perlu mengoptimalkan peningkatan kualitas gizi dan kesehatan, terutama pada anak dan ibu hamil.
"Kami mendorong peran keluarga dalam mencegah maupun penanggulangan stunting. Karena masalah gizi sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup keluarga,” katanya, Jumat, 22 Juli 2022.
Agar penanganan dan pencegahan stunting dapat berjalan maksimal, perlu dilakukan sinergi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan sampai RT. Termasuk berkolaborasi dengan semua OPD teknis. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil serta stakeholder terkait lainnya.
Sebelumnya, digelar pertemuan penguatan sinergitas tim percepatan penurunan dan penanggulangan stunting. Melalui pertemuan ini, pihak terkait diharapkan segera menurunkan prevalensi stunting agar Indonesia mempunyai generasi yang lebih sehat, cerdas dan produktif.
--page
Menurutnya, anak-anak yang stunting akan mempunyai kemampuan kognitif yang lebih rendah, rentan terhadap penyakit tidak menular. Ketika dewasa, katanya, mempunyai produktivitas yang rendah. Ini merupakan dampak dalam jangka panjang dan bisa merugikan bangsa dan negara. (HENDRI/B-7)









