PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Persoalan pendidikan di Kota Palangka Raya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diselesaikan, terutama kualitas pendidikan yang berada di daerah pinggiran. Pasalnya selama ini banyak faktor yang menjadikan kualitas pendidikan kurang optimal di wilayah pinggiran.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Heri Purwanto meminta agar pemerintah kota (Pemko) melalui Dinas Pendidikan mampu mengatasi masalah pendidikan di daerah pinggiran, baik peningkatan kualitas guru maupun sarana dan prasarana pendidikan.

“Pemko kami minta untuk mengevaluasi kembali mengenai pemindahan guru dari daerah pinggiran pindah tugas ke perkotaan. Tidak hanya jumlah guru, sampai saat ini kami juga melihat sarana dan prasarana di sekolah pinggiran belum memadai. Termasuk di dalamnya keterbatasan kualifikasi tenaga pendidik,” katanya, Kamis 28 Juli 2022.

Legislator Partai Hanura yang berdomisili di Kelurahan Kalampangan ini menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya pernah menemukan adanya sejumlah tenaga pengajar yang belum lancar menerima gaji.

“Lembaga legislatif meminta Disdik Kota Palangka Raya menyelaraskan data pokok pendidikan (Dapodik) dengan kondisi di lapangan. Disdik harus bisa mengatasi berbagai permasalahan itu termasuk menyediakan anggaran dalam rangka mengatasi masalah-masalah ini,” ucapnya.

--page

Selain itu dia meminta untuk fokus pada peningkatan kualitas, pemko juga harus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik yang berada di wilayah pinggiran, terutama mereka yang memperjuangkan pendidikan di wilayah pinggiran.

“Banyak juga tenaga guru yang memperjuangkan kualitas pendidikan di wilayah pinggiran, namun perhatian pemerintah kurang terlihat, maka dari itu kami mengharapkan pemerintah memperhatikan hal itu agar para tenaga pengajar yang berada di sana merasa betah dalam melaksanakan tugas," pungkasnya. (HENDRI/B-11)