PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi B DPRD Palangka Raya Reja Framika menyebutkan, ada 3 aset milik pemerintah setempat yang pengelolaannya belum optimal. Yakni berupa pasar, tiang baliho hingga bangunan gedung serba guna.

Dia berharap pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pengelolaan aset yang dimiliki tersebut agar bisa memberikan keuntungan bagi daerah. Caranya dikelola oleh profesional dengan mengandeng pihak ketiga agar menghasilkan PAD.

"Aset-aset yang ada jangan sampai menganggur, tapi harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan keuntungan berupa pendapatan asli daerah," katanya, Minggu 31 Juli 2022.

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan instrumen yang tepat untuk melakukan pengelolaan aset daerah secara profesional, transparan, akuntabel, efesien dan efektif mulai dari tahap perencanaan, pendistribusian dan pemanfaatan serta pengawasannya.

"Untuk ini pemko memerlukan strategi perencanaan yang baik serta tepat sasaran dalam pelaksanaannya sehingga aset daerah dapat menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi dan PAD," ujarnya.

--page

Dia menilai, aset yang menganggur malah akan memberikan biaya perawatan dibandingkan pendapatan. Sebab itu pemerintah mesti mencari cara agar semua aset dikelola dan bisa memberikan keuntungan. (HENDRI/B-6)