BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan jumlah pengangguran di kota setempat. Hal ini menjadi komitmen dalam program strategis 2023 yakni pemberdayaan sumber saya manusia.
"Dalam mengurangi angka pengangguran kita mulai dari memperluas sektor lapangan kerja, mengadakan pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang untuk karir hingga memberikan prasarana bagi para pencari kerja agar dapat membuka usaha mandiri mereka,” katanya, Selasa, 21 Februari 2023.
Selain itu, Pemko terus mengupayakan untuk penyerapan tenaga kerja yang ada, salah satunya melalui pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan pihak terkait sehingga dapat memberikan potensi terhadap tenaga kerja yang siap bekerja.
"Termasuk juga kami terus berkolaborasi dengan pihak perusahaan, lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan supaya banyak program pelatihan guna meningkatkan kualitas SDM yang nanti berpengaruh besar pada meningkatkan jumlah orang siap kerja dan layak," ungkapnya.
Komitmen untuk menurunkan jumlah pengangguran kata dia, dilandasi beberapa alasan. Misalnya, secara ekonomi, pengangguran akan menjadi beban orang yang bekerja. Dengan begitu, kesejahteraan pihak yang bekerja akan berkurang.
--page
Pengangguran pun menyebabkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi yang jika tidak segera ditingkatkan akan menyulitkan adanya pembukaan lapangan kerja, serta penghasilan pajak menurun.
Secara sosial, pengangguran berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas yang umumnya terdesak kebutuhan ekonomi. Tindakan kriminalitas yang kerap muncul misalnya, perampokan, penjambretan, kecanduan alkohol, hingga kerawanan sosial lainnya. (HENDRI/Y)









