BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mempercepat digitalisasi pelayanan publik sebagai wujud pemerintahan yang selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hal ini sudah banyak dilakukan melalui pelayanan di dinas-dinas maupun urusan di kantor kelurahan dan kecamatan.
"Digitalisasi layanan publik mutlak kewajiban pemerintah daerah, oleh karenanya saya selalu mendorong dinas-dinas agar berinovasi guna mempermudah layanan publik. Salah satu caranya kita mempercepat atau kita kebut transformasi itu," kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Senin, 13 Maret 2023.
Menurutnya pandemi virus corona sejak empat tahun terakhir telah mengajarkan banyak hal. Salah satunya, soal pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah aksesibilitas dan komunikasi.
Sehingga, setiap orang agar menjadi selalu terhubungkan. Terlebih ketika pandemi baru mulai merebak dan angka kasus harian menanjak, ruang gerak setiap orang dibatasi untuk memutus penyebaran virus.
Situasi tersebut nyaris membuat setiap aktivitas dan roda kehidupan masyarakat mengandalkan kemampuan teknologi digital. Mulai dari bekerja, menggelar rapat dan pertemuan, memesan makanan, membeli aneka kebutuhan pokok, dan transaksi keuangan dilakukan secara daring dari gawai.
--page
"Pemerintah pun dituntut untuk ikut tanggap dalam menghadirkan pelayanan publik yang makin terintegrasi sesuai kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Di era masyarakat yang makin melek digital kata dia, muncul tuntutan lebih besar lagi terhadap kecepatan pelayanan publik dan menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi digital untuk menyesuaikan perkembangan zaman. (HENDRI/J)









