BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, melakukan pengecekan debit air dan pemukiman rumah warga yang terendam banjir, Senin, 3 April 2023.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, ada empat titik yang dilakukan pengecekan yaitu Kelurahan Petuk Ketimpun, Jalan Danau Rangas Kelurahan Petuk Ketimpun, Jalan Ano Kelurahan Palangka dan Jalan Pelatuk Kelurahan Palangka.
Ditemukan sekitar kurang lebih 85 rumah yang terendam banjir, dengan rincian tujuh rumah terendam di Kelurahan Petuk Ketimpun, 58 rumah terendam banjir di Jalan Danau Rangas, 20 rumah terendam di Jalan Pelatuk dan beberapa rumah terendam di jalan Anoi.
"Melihat ada beberapa rumah yang telah terendam banjir, kami pun langsung melaporkan hasil survei lapangan ini ke bapak Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, untuk menerima arahan lebih lanjut," ungkapnya.
Selain rumah jalan utama Kelurahan Petuk Ketimpun sepanjang 1.300 meter juga ikut terendam, sementara di Jalan Danau Rangas jalan utama terendam sepanjang 150 meter, Jalan Anoi terendam sepanjang 500 Meter.
--page
Sedangkan untuk Jalan Pelatuk 6 sepanjang 700 meter jalan terendam dan pelatuk 7 sepanjang 1.000 meter jalan terendam. " Apabila jalan utama terus meninggi ketinggian airnya maka kami tentunya akan meminta masyarakat mengungsi, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Bapak Wali Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)









