PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mengimplementasikan serangkaian strategi untuk mencegah kenaikan harga beras yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Strategi ini dipandang sebagai langkah penting dalam menghadapi tantangan pasokan pangan yang disebabkan berbagai kendala teknis mulai dari gagal panen maupun hambatan jalur logistik.

Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu menjelaskan bahwa salah satu strategi utama mereka adalah meningkatkan produksi beras lokal.

Pemerintah Kota bekerja sama dengan petani setempat untuk memberikan dukungan teknis, bibit unggul dan fasilitas pertanian modern guna meningkatkan produktivitas beras.

"Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan beras dari luar kota. Termasuk kemaren juga kita coba tanam padi varietas unggul," ujarnya.

--page

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk tim khusus untuk memantau dan mengendalikan harga beras. Tim ini bertugas untuk memastikan tidak terjadi penimbunan atau praktik monopoli.

Dalam upayanya menjaga stabilitas harga beras, Pemerintah Kota juga akan menjalankan program subsidi beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan agar mereka dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Selain itu, Pemko juga merencanakan kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah terkait untuk mengamankan pasokan beras dalam skala yang lebih besar. (HENDRI/J)