BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menyusun konsep penanganan kemiskinan ekstrem dalam rapat Reformasi Birokrasi Tematik tahun 2023.
Rapat ini merupakan inisiatif Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu guna menciptakan forum penting untuk kolaborasi dan perencanaan strategis.
"Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk konsolidasi dalam rangka menyusun konsep atau model penanganan kemiskinan ekstrem," katanya, Rabu, 11 Oktober 2023.
Selain itu, rapat juga memfokuskan perhatian pada penanganan stunting, peningkatan investasi, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan penanganan inflasi di wilayah tersebut.
"Jadi di sini ada lima aspek penting yang akan kami kemas dalam inovasi daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus memastikan bahwa reformasi birokrasi berjalan dengan baik," tuturnya.
--page
Rapat Reformasi Birokrasi Tematik Tahun 2023 menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mengatasi beragam masalah sosial dan ekonomi.
Keberlanjutan dari inisiatif ini akan menjadi fokus utama bagi pemerintah setempat dalam beberapa tahun mendatang.
"Kami berharap bahwa hasil dari rapat ini akan menghasilkan strategi yang efektif untuk mengurangi kemiskinan ekstrem, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ungkapnya. (HENDRI/Y)









