PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Realisasi belanja daerah Pemko Palangka Raya hingga akhir September 2023 atau pada triwulan ketiga telah mencapai angka Rp.700,8 miliar lebih.

Angka ini mencakup 56,49 persen dari plafon belanja daerah sebesar Rp.1,24 triliun lebih. Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, menjelaskan komponen belanja yang telah terealisasi sebagai berikut:

-Belanja Operasi:
1. Belanja Pegawai telah mencapai Rp. 370,6 miliar lebih atau 65,09% dari plafon sebesar Rp.569,4 miliar lebih.
2. Belanja Barang dan Jasa telah mencapai Rp. 222,9 miliar lebih atau 53,39% dari plafon sebesar Rp.417,6 miliar lebih.
3. Belanja Bunga telah mencapai Rp. 4,2 miliar lebih atau 72,69% dari plafon sebesar Rp.5,9 miliar lebih.
4. Belanja Hibah telah mencapai Rp. 23,4 miliar lebih atau 73,62% dari plafon sebesar Rp.31,8 miliar lebih.
5. Belanja Bantuan Sosial telah mencapai Rp. 990,4 juta lebih atau 70,74% dari plafon sebesar Rp.1,4 miliar lebih.

--page

-Belanja Modal:
1. Belanja Modal Tanah telah mencapai Rp. 4 miliar lebih atau 80,07% dari plafon sebesar Rp.5 miliar rupiah.
2. Belanja Modal Peralatan dan Mesin telah mencapai Rp. 16 miliar lebih atau 41,81% dari plafon sebesar Rp.38,4 miliar lebih.
3. Belanja Modal Gedung dan Bangunan telah mencapai Rp. 38,2 miliar lebih atau 35,39% dari plafon sebesar Rp.108,1 miliar lebih.
4. Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi telah mencapai Rp. 19,8 miliar lebih atau 33,66% dari plafon sebesar Rp.59 miliar lebih.
5. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya telah terealisasi sebesar Rp. 27,1 juta rupiah atau 1,15% dari plafon sebesar Rp.2,3 miliar lebih.
6. Belanja Modal Aset Lainnya telah mencapai Rp. 54,5 juta rupiah atau 90,99% dari plafon sebesar Rp.60 juta rupiah.

--page

-Belanja Lainnya:
- Belanja Tidak Terduga tidak memiliki realisasi pada periode ini, dengan angka 0% dari plafon sebesar Rp.1,3 miliar lebih.
- Belanja Transfer, terdiri atas Belanja Bantuan Keuangan, telah mencapai Rp. 245 juta rupiah atau 99,32% dari plafon sebesar Rp.246,6 juta lebih.

"Rincian ini sudah kami sampaikan ke DPRD sebagai acuan dalam menyusun RAPBD 2024," katanya, Jumat, 13 Oktober 2023.

Ia menekankan pentingnya mengelola anggaran daerah dengan efisien dan transparan guna memastikan penggunaan dana publik yang optimal. (HENDRI/H)