PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Salah satu langkah yang diambil melalui program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).

Program ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional nelayan dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Dengan menggunakan BBG, nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar yang signifikan.

"Penggunaan BBG juga lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan BBM," kata Kepala Dinas Perikanan Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, Rabu, 22 November 2023.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem perairan.

Selain program konversi BBM ke BBG, pemerintah Kota Palangka Raya juga melakukan upaya lain untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

--page

Salah satunya adalah dengan penambahan stok ikan di perairan umum. Pemerintah bekerja sama dengan lembaga terkait untuk melakukan pembenihan ikan dan melepasnya ke perairan umum.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ikan di perairan dan memberikan peluang lebih besar bagi nelayan untuk menangkap ikan.

Upaya penambahan stok ikan ini juga dilengkapi dengan pengawasan yang ketat terhadap praktik penangkapan ikan yang ilegal. (HENDRI/Y)