PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya meluncurkan Call Center Stunting, sebuah layanan yang memudahkan semua pihak melaporkan stunting di sekitarnya hanya dengan memindai kode QR.

Peluncuran ini dipimpin oleh Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu. Call Center Stunting adalah sebuah inovasi untuk meningkatkan deteksi dini dan penanganan stunting.

"Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak terhambat akibat kurangnya asupan gizi, yang dapat berdampak pada kesehatan dan perkembangan anak di masa depan," katanya, Selasa, 28 November 2023.

Menurut Hera, Call Center Stunting dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki smartphone dengan kamera. Cukup dengan memindai kode QR yang tersebar di berbagai tempat umum.

Seperti di puskesmas, sekolah, pasar, dan tempat ibadah, pengguna dapat langsung terhubung dengan petugas kesehatan yang siap menerima laporan dan memberikan bantuan.

--page

“Kami harapkan dengan adanya Call Center Stunting ini, masyarakat dapat lebih peduli dan proaktif dalam melaporkan kasus stunting di sekitarnya," ujarnya.

Ia juga berharap dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pihak terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.

Call Center Stunting juga dilengkapi dengan fitur informasi dan edukasi mengenai stunting, seperti penyebab, gejala, dampak dan cara pencegahannya.

Fitur ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak. (HENDRI/H)