PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan di ruang rapat Bappedalitbang, Rabu, 29 November 2023.

Rapat ini dipimpin oleh Asisten 2 Setda Kota, Aratuni D Djaban, yang mewakili Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu.

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan.

Kemudian Dinas Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Keuangan Daerah, Badan Pusat Statistik dan lain-lain.

"Tujuan dari rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah strategis dalam menanggulangi kemiskinan yang masih menjadi salah satu masalah sosial yang mendesak," kata Aratuni.

--page

Dalam rapat ini, Aratuni D Djaban menyampaikan beberapa arahan. Di antaranya meningkatkan koordinasi dan sinergi antara instansi terkait dalam penyusunan dan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan, baik di tingkat kota maupun kecamatan dan kelurahan.

Mendorong pemberdayaan masyarakat miskin melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, air bersih, sanitasi dan transportasi.

Mengoptimalkan pemanfaatan data dan informasi tentang kemiskinan, baik dari BPS maupun dari instansi lain, sebagai dasar dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program-program penanggulangan kemiskinan.

Kemudian menyediakan mekanisme dan instrumen bantuan sosial yang tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, serta menghindari tumpang tindih dan penyalahgunaan.

Meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat, terutama kelompok miskin dan rentan, dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program penanggulangan kemiskinan.

--page

Aratuni juga mengapresiasi kinerja dan kontribusi dari instansi terkait dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Palangka Raya.

Ia berharap, dengan adanya rapat koordinasi ini, dapat tercipta sinergi dan komitmen bersama dalam menyelesaikan masalah kemiskinan. (HENDRI/H)