PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyampaikan ada 10 program prioritas yang akan dijalankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Program-program tersebut meliputi penanggulangan stunting, kemiskinan, inflasi, pengangguran serta beberapa bidang lainnya.

Dia mengatakan, program prioritas tersebut disusun berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Dia memastikan, program prioritas tersebut akan diimplementasikan dengan efektif dan efisien serta diawasi secara ketat karena APBD tahun depan naik 3,5 persen dari APBD 2023.

"Kami berharap dengan program prioritas ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan visi dan misi daerah," katanya, Kamis, 21 Desember 2023.

--page

Ia menyebutkan program prioritas pertama adalah penanggulangan stunting, dengan meningkatkan gizi ibu hamil dan anak balita, serta memperluas cakupan pelayanan kesehatan dasar.

Lalu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan bantuan sosial, bantuan usaha mikro, serta meningkatkan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat miskin.

Pengendalian inflasi, dengan menjaga stabilitas harga pangan, bahan bakar, dan barang kebutuhan pokok lainnya, serta mengoptimalkan produksi dan distribusi lokal.

Penanggulangan pengangguran, dengan menciptakan lapangan kerja, khususnya di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif, serta mengembangkan kewirausahaan dan ekonomi kreatif.

Peningkatan infrastruktur, dengan membangun dan memperbaiki jalan, jembatan, drainase, irigasi, air bersih, sanitasi, listrik, dan telekomunikasi, serta mengembangkan transportasi publik yang ramah lingkungan.

Peningkatan pelayanan publik, dengan menerapkan sistem pelayanan berbasis elektronik, meningkatkan kapasitas dan integritas aparatur, serta mendorong partisipasi dan transparansi publik.

Peningkatan kualitas pendidikan, dengan meningkatkan akses, mutu, dan relevansi pendidikan, serta mengembangkan pendidikan karakter, kewarganegaraan, dan kearifan lokal.

Peningkatan kualitas kesehatan, dengan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan, serta mencegah dan menanggulangi penyakit menular dan tidak menular.

Peningkatan kualitas lingkungan, dengan melaksanakan pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, pelestarian sumber daya alam, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Peningkatan kualitas kebudayaan, dengan melestarikan dan mengembangkan seni, budaya, dan sejarah lokal, serta meningkatkan apresiasi dan kreativitas masyarakat.

Hera mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan, dan media massa, untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi pelaksanaan program prioritas tersebut. (HENDRI/j)