PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk mengendalikan inflasi di tahun 2024. Sejumlah langkah konkret diumumkan oleh Pj Wali Kota Hera Nugrahayu dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Dalam rapat yang diikuti oleh 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia secara virtual tersebut, Hera Nugrahayu menyampaikan sejumlah langkah konkret yang telah dan akan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.

Di antaranya adalah meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan lokal, terutama beras, jagung, sayur, dan daging, melalui program ketahanan pangan berbasis komunitas dan pemberdayaan kelompok tani.

Kemudian, mengoptimalkan fungsi pasar rakyat dan pasar modern sebagai pusat distribusi dan penjualan pangan, serta melakukan pengawasan dan penertiban terhadap spekulan dan pedagang nakal yang menaikkan harga secara tidak wajar.

Strategi lainnya yakni melakukan operasi pasar dan bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam.

"Kami juga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan pihak swasta dalam rangka mengatur pasokan dan permintaan pangan, serta mengantisipasi dampak dari kebijakan moneter, fiskal, dan sektoral terkait inflasi," katanya, Jumat, 1 Maret 2024.

Hera mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut bertujuan untuk mencapai target inflasi Kota Palangka Raya sebesar 3,5 persen pada tahun 2024.

Ia juga mengapresiasi dukungan dan bimbingan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. (HENDRI/H)