BORNEONEWS, Palangka Raya - Ada 85 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menduduki jabatan fungsional dari 25 perangkat daerah di Pemko Palangka Raya menyelesaikan program orientasi penyusunan Indikator Kinerja Daerah (IKD).
Kegiatan yang berlangsung di Surabaya ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintahan.
Kepala Bappedalitbang Palangka Raya, Fauzi Rahman, menyatakan kegiatan ini sangat penting sebagai fondasi dalam membangun sistem akuntabilitas kinerja yang lebih baik.
"Dengan adanya IKD yang terstruktur, kami dapat mengukur kinerja setiap perangkat daerah dengan lebih objektif dan transparan," katanya, Rabu, 20 Maret 2024.
Orientasi ini diisi dengan serangkaian pelatihan dan workshop yang mendalam tentang cara-cara penyusunan IKD yang efektif, termasuk penentuan target dan indikator yang relevan dengan visi dan misi daerah.
--page
Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi informasi untuk memantau dan mengevaluasi kinerja secara real-time.
"Kami berharap, dengan pengetahuan yang diperoleh dari orientasi ini, para PNS dapat menerapkan IKD dengan baik, sehingga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dapat segera terwujud," tambahnya.
Program orientasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan, serta meningkatkan kualitas layanan publik. (HENDRI/H)









