PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya telah membentuk sebuah tim khusus atau Task Force Stunting.

Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyatakan pembentukan tim ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanganan stunting di kota tersebut.

"Tim Task Force Stunting ini akan bertugas untuk melakukan intervensi-intervensi yang diperlukan dalam rangka penurunan angka stunting," katanya, Sabtu, 23 Maret 2024.

Ia menjelaskan tim ini akan bekerja melalui serangkaian evaluasi, memberikan rekomendasi kebijakan, dan melaksanakan berbagai program terkait nutrisi dan kesehatan ibu serta anak.

Stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak akibat kurangnya asupan gizi selama periode emas pertumbuhan, telah menjadi fokus utama pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

--page

Dengan adanya Task Force ini, diharapkan Palangka Raya dapat menunjukkan kemajuan nyata dalam mengurangi prevalensi stunting, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kegiatan pertama yang akan dilakukan oleh tim ini adalah pemetaan dan identifikasi wilayah-wilayah dengan kasus stunting tertinggi.

Selanjutnya, akan dilakukan penyusunan program intervensi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap wilayah tersebut.

"Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak Palangka Raya," pungkasnya. (HENDRI/j)