PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mengalokasikan anggaran sebesar Rp26,8 miliar dalam upaya mengatasi masalah stunting mulai dari pencegahan maupun penurunan stunting.

Hal ini diungkapkan oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. Dia menekankan pentingnya pencegahan dan penurunan kasus stunting di kota ini.

Dana yang cukup besar ini akan digunakan untuk mendukung berbagai program yang dirancang khusus untuk memerangi stunting, termasuk program pemetaan yang telah dilaksanakan untuk memastikan penggunaan dana yang efektif dan efisien.

"Kami bertekad untuk mengurangi angka stunting dan memastikan bahwa setiap anak di Palangka Raya dapat tumbuh dengan kesejahteraan yang lebih baik," katanya, Minggu, 24 Maret 2024.

Hera menambahkan keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah kota, lembaga masyarakat dan sektor swasta.

--page

"Kami mengharapkan konvergensi penanganan stunting ini dapat berjalan dengan kolaborasi yang kuat dari semua pihak, sehingga dana yang telah dialokasikan dapat memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan," tuturnya.

Dengan langkah strategis ini, Pemko Palangka Raya berharap dapat mencapai target penurunan kasus stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di masa depan agar lebih baik dan mampu bersaing. (HENDRI/Y)