PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mengambil langkah proaktif dengan melaksanakan serangkaian intervensi sensitif stunting.

Program ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di kota ini dengan cara yang berkelanjutan dan inklusif.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, M Fitriyanto Leksono.

Dia menekankan pentingnya intervensi yang tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pada faktor-faktor sosial dan lingkungan yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

"Kami mengidentifikasi bahwa perbaikan pola asuh, pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran, serta penyediaan sarana air bersih dan jamban yang sehat, merupakan kunci untuk mengurangi angka stunting," katanya, Selasa, 26 Maret 2024.

--page


Program intervensi ini melibatkan kerjasama lintas sektor, termasuk kementerian kesehatan, organisasi non-pemerintah dan komunitas lokal.

Dengan pendekatan holistik ini, Pemko berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal, bebas dari risiko stunting yang dapat menghambat potensi mereka di masa depan. (HENDRI/Y)