PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menjalankan program pengelolaan sampah berbasis circular economy.

"Kami menerapkan konsep circular economy dalam pengelolaan sampah ini merupakan upaya untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan," kata Kepala DLH Palangka Raya, Achmad Zaini, Jumat, 19 April 2024.

Circular economy adalah sebuah model ekonomi yang bertujuan untuk meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.

Dalam konsep ini, sampah tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali.

"Dengan menerapkan circular economy, kami berupaya untuk mendaur ulang dan memanfaatkan kembali sampah yang ada. Ini tidak hanya dapat mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat," ujarnya.

--page

Beberapa program yang dijalankan oleh DLH Palangka Raya dalam rangka pengelolaan sampah berbasis circular economy antara lain pengembangan bank sampah di berbagai wilayah.

Pelatihan pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang, pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menjadi kompos.

--page

Selain itu juga kerjasama dengan pihak swasta untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif. (HENDRI/H)