PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya sedang menyiapkan lahan seluas sekitar 200 hektare untuk dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di wilayah Kelurahan Pager dan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan survei dan pemetaan terkait rencana pengembangan LP2B tersebut.

"Kami sedang melakukan kajian dan pemetaan untuk menentukan lokasi yang tepat bagi pengembangan LP2B. Lokasinya direncanakan akan berada di Kelurahan Pager dan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit dengan luas lahan sekitar 200 hektare," katanya, Selasa, 7 Mei 2024.

Pembentukan LP2B ini merupakan upaya Pemerintah dalam menjaga ketersediaan lahan pertanian pangan yang produktif dan berkelanjutan di tengah pesatnya pembangunan dan alih fungsi lahan.

"Dengan adanya LP2B ini, kami berharap dapat menjaga ketahanan pangan serta melindungi lahan pertanian yang produktif dari ancaman alih fungsi lahan," jelasnya.

--page


Pihaknya juga akan melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya petani, dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan LP2B nantinya.

Diharapkan, program ini dapat mendorong peningkatan produksi pangan lokal dan kesejahteraan petani di Kota Palangka Raya. (HENDRI/Y)