BORNEONEWS, Palangka Raya - Komoditas-komoditas yang menjadi penyumbang inflasi maupun deflasi di bulan Mei 2024 dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro saat menyampaikan Berita Resmi Statistik pada Senin, 3 Juni 2024.
"Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi secara tahunan atau y-on-y pada Mei 2024 antara lain daging ayam ras, beras, tomat, emas perhiasan, gula pasir, ikan nila, Sigaret Kretek Mesin atau SKM, angkutan udara, udang basah, ikan patin, bawang merah, Sigaret Kretek Tangan atau SKT, bawang putih, biskuit, ikan saluang, ikan gabus, makanan ringan/snack, telur ayam ras, sewa rumah, dan sekolah dasar," jelas Eko.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, katanya, antara lain ikan papuyu, ikan peda, bensin, sabun mandi cair, ikan tongkol/ikan ambuambu, masker, daun singkong, ikan layang/ikan benggol, semen, tahu mentah, minyak goreng, baju muslim wanita, kacang panjang, sabun cair/cuci piring, daging sapi, ikan bandeng/ikan bolu, tissu, jeruk, ikan sepat siam, dan ikan asin sepat.
"Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi secara bulanan atau m-to-m pada April 2024, antara lain daging ayam ras, bawang merah, emas perhiasan, ikan patin, udang basah, ikan papuyu, bahan bakar rumah tangga, ikan nila, gula pasir, minyak goreng, ikan saluang, ikan selar/ikan tude, bawang putih, bayam, terong, semangka, ikan layang/ikan benggol daging babi, ikan peda, dan kol putih/ kubis," beber Eko lagi.
Sedangkan komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi m-to-m, bebernya, antara lain angkutan udara, cabai rawit, ikan gabus, telur ayam ras, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu, tomat, cabai merah, tarif kendaraan travel, pepaya, beras, dan jeruk. (TESTI PRISCILLA/J)









