BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga pada Mei 2024 Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,46 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 100,90 pada Mei 2023 menjadi 101,36 pada Mei 2024.
"Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi adalah subkelompok sewa dan kontrak rumah sebesar 0,94 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 4 Juni 2024.
Sementara subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y terendah, lanjut Eko, adalah subkelompok pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal atau perumahan sebesar 0,13 persen.
"Kelompok ini pada Mei 2024 memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,06 persen," terang Eko.
Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y, lanjut Eko, yaitu sewa rumah sebesar 0,03 persen, bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen, lalu dan papan, kontrak rumah dan tukang bukan mandor masing-masing sebesar 0,01 persen.
--page
"Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan deflasi y-on-y adalah semen, besi beton dan seng masing-masing sebesar 0,01 persen," tuturnya.
Sementara kelompok ini pada Mei 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m sebesar 0,02 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m, yaitu bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen," bebernya. (TESTI PRISCILLA/j)









