BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa kelompok kesehatan pada Mei 2024 Provinsi Kalteng mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,91 persen.
"Kelompok kesehatan pada Mei 2024 Provinsi Kalteng mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,91 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 101,43 pada Mei 2023 menjadi 102,35 pada Mei 2024," kata Eko pada Selasa, 4 Juni 2024.
Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi, kata Eko, adalah subkelompok jasa rawat inap sebesar 3,24 persen.
"Sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi y-on-y adalah subkelompok obat- obatan dan produk kesehatan sebesar 0,31 persen," terangnya.
Kelompok ini, lanjut Eko, pada Mei 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,02 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan inflasi y-on-y adalah tarif rumah sakit dan tarif dokter umum sebesar 0,01 persen," bebernya.
--page
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan deflasi y-on-y, katanya, adalah masker sebesar 0,02 persen.
"Kelompok ini pada Mei 2024 tidak memberikan andil atau sumbangan yang signifikan terhadap inflasi m-to-m," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)









