BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, mengumumkan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Multi Sektor Penanggulangan Bencana.
Tim ini terdiri dari 30 lembaga terkait, termasuk pemerintah, organisasi non-profit instansi vertikal dan lembaga swasta.
Hera mengatakan, pembentukan TRC ini akan memudahkan koordinasi penanganan bencana, sehingga lebih cepat, efektif dan efisien.
"Dengan memiliki tim yang terdiri dari berbagai lembaga terkait, kita dapat memastikan bahwa semua pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas dalam proses penanganan bencana," katanya, Rabu, 12 Juni 2024.
Menurutnya, hal ini akan memungkinkan untuk merespons bencana dengan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat mengurangi dampak negatif pada masyarakat dan infrastruktur.
--page
Hera juga menekankan pentingnya kerjasama antara lembaga-lembaga terkait dalam penanganan bencana.
"Bencana adalah masalah yang membutuhkan pendekatan yang holistik dan inklusif. Dengan bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, kita dapat memastikan bahwa semua pihak memiliki akses ke sumber daya dan dukungan yang mereka butuhkan untuk merespons bencana dengan efektif," ungkapnya.
Secara keseluruhan, pembentukan TRC Multi Sektor Penanggulangan Bencana di Palangka Raya menyoroti pentingnya kerjasama dan koordinasi dalam penanganan bencana.
Dengan memiliki tim yang terdiri dari berbagai lembaga terkait, pemerintah dapat memastikan bahwa semua pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas dalam proses penanganan bencana. (HENDRI/j)









