PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus mengintensifkan kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya menjadikan gerakan pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) sebagai langkah strategis untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak kebakaran lahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya, Berlianto, menyampaikan bahwa salah satu produk yang sudah berhasil dikembangkan dari gerakan ini adalah teh yang terbuat dari daun Karamunting.

"Kita ingin menunjukkan bahwa pembukaan lahan dapat dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan tetap menghasilkan produk yang bermanfaat," katanya, Kamis, 5 September 2024.

Gerakan PLTB ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang pengelolaan lahan, serta memberikan alternatif sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.

--page

Melalui produk teh daun Karamunting, Pemko Palangka Raya berupaya meningkatkan nilai ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut.

Dengan dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak, langkah ini diharapkan dapat menekan angka kebakaran hutan dan lahan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah.

"Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus mempromosikan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (HENDRI/j)