PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menyadari pentingnya kolaborasi multipihak dalam upaya menurunkan angka kemiskinan. 

Kepala Bappedalitbang Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menekankan perlunya pendekatan kolaborasi pentahelix untuk mencapai target penurunan kemiskinan yang telah ditetapkan. 

Konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat, dan media ini dianggap sebagai kunci keberhasilan.

Fauzi menjelaskan, permasalahan kemiskinan merupakan isu kompleks yang membutuhkan solusi terintegrasi. 

Tidak cukup hanya mengandalkan satu sektor saja, melainkan diperlukan sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak. 

"Dengan kolaborasi pentahelix, diharapkan setiap elemen dapat berkontribusi sesuai dengan keahlian dan sumber daya yang dimiliki," katanya, Rabu, 13 November 2024.

Pemerintah Kota Palangka Raya, sebagai aktor utama, akan berperan dalam merumuskan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan. 

Akademisi akan memberikan dukungan berupa riset dan kajian untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data dan evidence-based.

Sektor bisnis diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya di kalangan masyarakat miskin.

Masyarakat sendiri memiliki peran yang sangat penting dalam program ini.  Partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pemberdayaan dan peningkatan ekonomi sangat krusial untuk keberhasilan program penanggulangan kemiskinan. 

Sementara itu, media massa berperan sebagai jembatan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Kolaborasi pentahelix ini akan difokuskan pada beberapa sektor prioritas, seperti peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyediaan infrastruktur dasar. 

"Program-program yang dirancang akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah," ujarnya.

Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat dari seluruh elemen pentahelix, diharapkan target penurunan angka kemiskinan di Kota Palangka Raya dapat tercapai. (HENDRI/H)