PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya siap mengoptimalkan seluruh sumber anggaran yang tersedia untuk mendukung program-program penanggulangan kemiskinan di wilayahnya. 

Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Fauzi Rahman.

Ia menjelaskan bahwa optimalisasi anggaran akan dilakukan secara komprehensif, meliputi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah, APBD Kota Palangka Raya, serta sumber-sumber dana non-pemerintah. 

Sumber dana non-pemerintah yang dimaksud antara lain dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan swasta dan dana filantropi dari berbagai pihak.

"Kita akan manfaatkan semua potensi sumber dana yang ada. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan keberhasilan program pengentasan kemiskinan," katanya, Rabu, 13 November 2024.

Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, diharapkan program-program yang dijalankan dapat lebih efektif dan berdampak luas.

"Penggunaan anggaran akan difokuskan pada program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan," jelasnya.

Program-program tersebut akan dirancang dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat, serta dipantau secara berkala untuk memastikan efektivitasnya. 

Komitmen Pemko Palangka Raya dalam mengoptimalkan seluruh sumber anggaran untuk pengentasan kemiskinan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan strategi yang terencana dan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, diharapkan target pengentasan kemiskinan dapat tercapai dengan optimal. (HENDRI/H)