BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, meminta Pemerintah Kota (Pemko) untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran, dengan memprioritaskan petani yang kurang mampu.
Hal ini dianggapnya penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
"Untuk mencapai distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran, pemerintah perlu menerapka langkah, termasuk digitalisasi dalam pendistribusian dan penebusan pupuk bersubsidi, serta penyusunan data penerima subsidi pupuk yang lebih akurat," katanya, Minggu, 9 Maret 2025.
Selain itu, pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi juga diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan ketersediaannya bagi petani yang berhak.
"Diharapkan distribusi pupuk bersubsidi di Palangka Raya dapat berjalan dengan baik, sehingga petani yang membutuhkan dapat memperoleh pupuk dengan harga terjangkau dan tepat waktu," harapnya.
Ia menambahkan, pupuk bersubsidi harga lebih murah dibandingkan pupuk non-subsidi, sehingga petani kecil bisa tetap bertani tanpa terbebani biaya yang tinggi.
"Dengan harga yang lebih terjangkau, petani bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain seperti benih, pestisida, atau peralatan pertanian," pungkasnya. (MARINI/H)









