BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warganya.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran yang lebih besar pada tahun ini untuk mewujudkan tujuan tersebut.
"Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tuntutan masyarakat akan pelayanan yang lebih efisien, transparan dan akuntabel," katanya, Jumat, 18 April 2025.
Salah satu fokus utama dari peningkatan anggaran ini adalah pengembangan teknologi yang akan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.
Fairid menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memangkas birokrasi yang selama ini dianggap menghambat dan mempercepat proses pelayanan.
--page
Beberapa inisiatif yang sedang dan akan dikembangkan antara lain adalah sistem pelayanan online terintegrasi, aplikasi mobile untuk pengajuan layanan, serta pemanfaatan data digital untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran.
"Kami menyadari bahwa di era digital ini, teknologi memegang peranan penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik," ujarnya.
Dengan alokasi anggaran yang lebih besar Pemko akan mengakselerasi pengembangan berbagai platform digital yang akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya terbatas pada aspek teknologi.
Pihaknya juga akan berinvestasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Pelatihan dan pengembangan kompetensi akan menjadi prioritas untuk memastikan bahwa para petugas pelayanan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai dalam memberikan layanan yang prima.
--page
Selain itu, Pemko Palangka Raya juga akan memperkuat mekanisme pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik.
Hal ini untuk mengidentifikasi potensi kendala dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Feedback dari masyarakat juga akan menjadi salah satu acuan penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.
Dengan demikian, pelayanan publik yang diberikan diharapkan dapat semakin responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. (HENDRI/Y)









