BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengakomodir aspirasi masyarakat yang terjaring melalui hasil reses anggota DPRD dengan hasil Musrenbang dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan bahwa program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat serta representasi dari suara rakyat melalui para wakilnya di DPRD.
Menurut Zaini, sinergi antara hasil reses anggota dewan dan Musrenbang merupakan hal yang krusial dalam perencanaan pembangunan yang efektif dan partisipatif.
Reses menjadi wadah bagi anggota DPRD untuk menyerap langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Sementara itu, Musrenbang merupakan forum partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.
--page
"Dengan mengintegrasikan kedua sumber informasi ini, pemerintah dapat menyusun RKPD yang lebih komprehensif dan responsif," katanya, Rabu, 23 April 2025.
Dia menjelaskan bahwa proses pengakomodiran hasil reses dan Musrenbang akan dilakukan secara cermat dan terukur.
Pemerintah akan melakukan analisis terhadap berbagai usulan yang masuk, mengidentifikasi kebutuhan yang paling mendesak dan memiliki dampak luas bagi masyarakat.
Selanjutnya, usulan-usulan tersebut akan dipadukan dengan prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam Musrenbang, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.
"Penyelesaian usulan-usulan hasil reses dan Musrenbang akan dilakukan sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan," ujarnya.
Pemerintah akan mengedepankan program dan kegiatan yang memiliki urgensi tinggi dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat banyak. (HENDRI/Y)









