BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, mengingatkan pentingnya langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juni 2025, sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Ia meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya segera menyiapkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Setiap tahun kita menghadapi ancaman karhutla saat musim kemarau. Jangan sampai terlambat bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini, dengan menggerakkan seluruh potensi yang ada,” ujar Hap Baperdu, Jumat 16 Mei 2025.
Ia mendorong agar sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, relawan, dan masyarakat diperkuat.
Serta sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan pembakaran lahan, serta kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanganan karhutla juga dinilai sangat penting.
Menurutnya, Palangka Raya sudah memiliki pengalaman dalam penanggulangan karhutla, namun tantangan di lapangan tetap harus diwaspadai.
Ia berharap upaya pencegahan lebih diutamakan agar dampak kabut asap bisa diminimalisir.
“Jangan hanya reaktif saat kejadian. Harus proaktif dari sekarang. Edukasi masyarakat, patroli rutin, dan kesiapan peralatan wajib diprioritaskan,” tegasnya. (MARINI/H)









