BORNEONEWS, Palangka Raya — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus mempererat kolaborasi, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam mendukung pelestarian dan kemajuan kebudayaan lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, menyampaikan bahwa BI memiliki komitmen untuk mendukung kebudayaan sebagai kekuatan identitas daerah sekaligus potensi ekonomi kreatif yang bernilai strategis.
“Kebudayaan adalah aset penting yang tak hanya memperkaya nilai-nilai lokal, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat. BI hadir untuk ikut mendukung pengembangan sektor ini bersama pemerintah daerah,” ujar Yuliansah, Senin 14 Juli 2025.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti keterlibatan dalam festival budaya, penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, promosi produk UMKM etnik, hingga pelestarian tradisi dan seni daerah dalam ruang-ruang publik.
Lanjutnya, keterlibatan aktif BI dalam berbagai kegiatan kebudayaan, termasuk dalam event seperti Festival Lewu Isen Mulang dan Pesona Tambun Bungai, yang menjadi ajang unjuk potensi budaya dan ekonomi kreatif masyarakat Dayak.
--page
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang merawat warisan budaya sebagai jati diri kota,” tambahnya.
Melalui sinergi ini, BI dan Pemko Palangka Raya ia berharap nilai-nilai budaya lokal terus hidup di tengah masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik wisata dan peluang ekonomi yang inklusif bagi generasi muda dan pelaku seni lokal. (MARINI/Y)









