PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyatakan bahwa Pemkot Palangka Raya siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) serta berbagai pihak lainnya dalam upaya menjaga lingkungan dan mencegah karhutla.

Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Pemerintah Kota Palangka Raya berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan selalu siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah provinsi dan berbagai pihak lainnya guna menjaga dan mencegah terjadinya karhutla," ucap Fairid Naparin, Jumat, 17 Oktober 2025.

Ia menambahkan bahwa karhutla merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat, ekonomi, dan lingkungan.

Pemko Palangka Raya telah melakukan berbagai upaya dalam pencegahan karhutla, antara lain melalui sosialisasi kepada masyarakat, patroli rutin di wilayah rawan karhutla, serta penyiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.

Selain itu, Pemko juga 0kan melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla melalui pembentukan relawan dan kelompok masyarakat peduli api.

Fairid Naparin mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan adanya potensi terjadinya karhutla.

"Dengan adanya sinergi dan kolaborasi antara Pemko Palangka Raya, Pemerintah Provinsi Kalteng, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat berjalan efektif dan mampu meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan," pungkasnya. (PATHUR/Y)