PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi bagian dari program nasional penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Alman P. Pakpahan, mewakili Wali Kota Palangka Raya dalam kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan KDKMP, di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut.

Kegiatan berlangsung serentak secara nasional melalui video conference bersama Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto, yang memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama dari Jakarta. Di Palangka Raya, acara turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Asisten III Setda Provinsi Kalteng Ir. H. Sunarti, serta Forkopimda dan perwakilan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Alman menyampaikan bahwa Pemko Palangka Raya siap mendukung penuh program nasional ini sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan membuka lapangan usaha produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, koperasi merupakan wadah penting untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di tingkat lokal. “Melalui Koperasi Merah Putih, diharapkan tumbuh semangat baru masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya,” ujarnya, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI-Polri dalam mendorong keberhasilan program ini. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh daerah.

Alman menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya akan berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan dan penguatan program koperasi desa ini agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Groundbreaking Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih digelar secara serentak di 800 titik lokasi di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui sistem koperasi berbasis desa, "pungkasnya. (MARINI/Y)