PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyoroti penanganan fakir miskin di Kota Palangka Raya yang dinilai belum optimal. Ia menekankan perlunya perhatian lebih serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam menangani masalah kemiskinan ini.

Sri menjelaskan bahwa, kemiskinan merupakan masalah kompleks yang membutuhkan penanganan yang komprehensif dan terpadu. Ia berharap Pemko Palangka Raya dapat merumuskan program-program yang lebih efektif dalam mengurangi angka kemiskinan di kota ini.

"Kami melihat bahwa penanganan fakir miskin di Palangka Raya masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kami meminta Pemko Palangka Raya untuk lebih serius dalam menangani masalah ini," ujar Sri, Jumat, 14 November 2025.

Lebih lanjut, Sri menyarankan agar Pemko Palangka Raya melakukan pendataan yang akurat terhadap jumlah fakir miskin di Kota Palangka Raya. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam merumuskan program-program penanganan kemiskinan yang tepat sasaran.

"Kami juga mendorong Pemko Palangka Raya untuk melibatkan berbagai pihak dalam penanganan fakir miskin, seperti tokoh masyarakat, organisasi sosial, dan dunia usaha. Sinergi antara berbagai pihak akan mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan," tambahnya.

Selain itu, Sri juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi fakir miskin. Ia berharap Pemko Palangka Raya dapat memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha agar fakir miskin dapat meningkatkan pendapatan mereka.

"Kami juga meminta Pemko Palangka Raya untuk memastikan bahwa fakir miskin mendapatkan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang layak. Pemenuhan kebutuhan dasar ini akan membantu mereka keluar dari kemiskinan," tegasnya. (MARINI/H)