BORNEONEWS, Palangka Raya - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2025.
Rakor virtual ini juga membahas peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Minimum Building Guarantee (MBG) di daerah, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah.
Arbert Tombak menjelaskan bahwa rakor ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
Selain itu, rakor juga bertujuan untuk memastikan kontribusi nyata daerah dalam percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui Program 3 Juta Rumah dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pemerintah Kota Palangka Raya siap memperkuat kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk suksesi MBG, maupun mempercepat program 3 Juta Rumah, dan mempercepat penyediaan perumahan layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah," ungkap Arbert Tombak, Senin, 17 November 2025.
Arbert Tombak menegaskan bahwa dukungan Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap semua program tersebut akan diarahkan pada kemudahan perizinan, penyiapan lahan, serta fasilitasi kebutuhan teknis lainnya.
Ia berharap, dengan dukungan ini, program-program pemerintah pusat dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola pembangunan daerah, menekan inflasi secara berkelanjutan, serta berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semua program pemerintah pusat.
"Intinya, melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap dapat terus meningkatkan tata kelola pembangunan daerah, menekan inflasi secara berkelanjutan, serta berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semua program pemerintah pusat," pungkasnya. (PATHUR/H)









