PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendukung kebijakan pengendalian inflasi.

Upaya ini dilakukan secara terpadu melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan beberapa sektor terkait untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Fairid Naparin menjelaskan bahwa pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang erat antar berbagai OPD di lingkungan Pemko Palangka Raya.

"Kita mengedepankan pendekatan lintas sektor karena permasalahan inflasi menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari produksi, distribusi, hingga aksesibilitas barang kebutuhan pokok," ujarnya, Senin, 19 Januari 2026.

Salah satu fokus utama dalam upaya ini adalah pemantauan harga secara berkala terhadap berbagai jenis bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari.

Pihak Pemko melalui dinas terkait telah melakukan pemantauan rutin di pasar tradisional, pasar modern, serta titik penjualan lainnya di seluruh wilayah kota. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi kenaikan harga yang tidak wajar dan mengambil langkah penanganan yang tepat waktu.

Selain pemantauan harga, Pemko Palangka Raya juga terus menguatkan sistem distribusi bahan pokok. Fairid Naparin menegaskan bahwa ketersediaan barang di pasaran sangat tergantung pada kelancaran jalur distribusi.

"Kita bekerja sama dengan para pedagang, pengusaha, serta pemerintah provinsi untuk memastikan bahwa distribusi bahan pokok berjalan lancar, sehingga tidak terjadi kekurangan yang dapat memicu kenaikan harga," jelasnya.

Pihak Pemko juga telah menyusun berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan harga, terutama menjelang momen tertentu seperti hari raya atau musim kemarau.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain penyediaan pasar murah atau pasar subsidi, penguatan peran Badan Pengendalian Pasar (BPP), serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara mengelola keuangan rumah tangga di masa inflasi.

"Kami akan terus berupaya memastikan bahwa harga bahan pokok tetap stabil dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menjaga stabilitas ekonomi Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)