PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya memasang target tinggi dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Setelah berhasil meningkatkan capaian dari predikat B menjadi BB pada evaluasi tahun 2025, kini jajaran pemerintah kota membidik predikat A atau memuaskan sebagai bukti nyata komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang semakin bersih dan efisien.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa pencapaian predikat BB sebelumnya merupakan batu loncatan penting.

Menurutnya, kenaikan kelas ini mencerminkan adanya perbaikan signifikan dalam efektivitas penggunaan anggaran serta sinkronisasi antara perencanaan pembangunan dan implementasi di lapangan yang dilakukan oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Target kita setelah mendapatkan BB di tahun 2025 adalah mencapai predikat A. Ini bukan sekadar mengejar nilai di atas kertas, melainkan upaya memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui program-program yang tepat sasaran," katanya, Jumat, 13 Februari 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Pemko Palangka Raya akan memperkuat aspek pengawasan dan evaluasi internal.

Zaini menekankan pentingnya integrasi data dan transparansi kinerja di setiap lini. Hal ini bertujuan agar seluruh program kerja tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki indikator kinerja utama yang jelas dan berdampak luas bagi kesejahteraan warga kota.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh Kepala OPD untuk lebih inovatif dan tidak terjebak dalam rutinitas formalitas semata.

Transformasi digital dalam pelaporan kinerja dan penguatan akuntabilitas akan menjadi kunci utama. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, potensi pemborosan anggaran dapat ditekan seminimal mungkin sehingga efisiensi birokrasi dapat terwujud secara maksimal.

"Kami berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, kita optimis bisa meraih predikat A di tahun-tahun mendatang dapat terwujud," pungkasnya. (HENDRI/y)