PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya memperluas ruang kolaborasi dengan dunia akademisi sebagai strategi utama dalam mempercepat pembangunan daerah melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi yang melibatkan para pakar dari perguruan tinggi.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan pemerintah kota sangat terbuka bagi perguruan tinggi untuk bersinergi, khususnya dalam pengembangan riset terapan.

"Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan solusi praktis bagi permasalahan kota serta memperkuat kapasitas generasi muda agar lebih kompetitif di masa depan," katanya, Minggu, 15 Februari 2026.

Fairid berharap agar kemitraan ini tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret.

Ia menekankan pentingnya pengembangan riset yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, sehingga hasil pemikiran akademisi dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, sinergi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan pemerintah daerah dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih akurat dan berbasis data.

Kehadiran pemerintah dalam forum-forum strategis pendidikan tinggi juga menjadi wujud nyata dari komitmen tersebut.

Dengan menempatkan perguruan tinggi negeri sebagai mitra pembangunan, diharapkan terjadi konsolidasi yang kuat untuk membahas isu-isu strategis pendidikan, penguatan riset, serta inovasi yang merata di seluruh wilayah.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri Rapat Tahunan (RATA) XLIV Rektor Perguruan Tinggi Negeri Anggota BKS-PTN Barat Tahun 2025. (HENDRI/y)