BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyambut positif rencana pembukaan rute penerbangan baru yang akan menghubungkan kota ini dengan Muara Teweh, Sampit, dan Banjarmasin mulai Maret 2026.
Rute tersebut akan dilayani Wings Air melalui Bandara Tjilik Riwut sebagai bagian dari upaya penguatan konektivitas antarkota di Pulau Kalimantan.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menilai pembukaan rute langsung tersebut sebagai langkah strategis, mengingat perjalanan antardaerah selama ini seringkali harus melakukan transit ke luar pulau.
"Pertama, tentu kita menyambut baik atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya rencana beroperasinya armada udara yang bisa menghubungkan antarkota di Kalimantan. Ini penting, karena selama ini jika bepergian ke kota-kota di Kalimantan, sering kali harus keluar dulu ke Jawa," ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.
Menurut Zaini, pola perjalanan dengan transit di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya berdampak pada tingginya biaya dan lamanya waktu tempuh, yang belum mendukung optimalisasi mobilitas dan pergerakan ekonomi di dalam Pulau Kalimantan.
Meskipun jalur darat tersedia, waktu tempuh relatif panjang masih menjadi kendala – contohnya perjalanan Palangka Raya–Muara Teweh dapat memakan waktu hingga delapan jam.
Dengan adanya rute penerbangan langsung, waktu tempuh diproyeksikan jauh lebih singkat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas kunjungan antardaerah untuk kepentingan bisnis, pemerintahan, maupun sosial.
Selain itu, kemudahan akses transportasi udara juga akan berdampak pada sektor pariwisata yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Palangka Raya.
"Palangka Raya saat ini sedang mengembangkan berbagai destinasi wisata. Dengan akses penerbangan yang lebih mudah, diharapkan kunjungan wisatawan juga dapat meningkat," jelasnya.
Tak hanya pariwisata, konektivitas udara dinilai berpotensi memperlancar distribusi barang dan jasa serta memperkuat jaringan perdagangan antarkota di Kalimantan. (Pemko) Palangka Raya berharap rencana pembukaan rute ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha agar keberlanjutannya terjaga.
"Kita patut bersyukur. Mudah-mudahan rencana ini mendapat respons yang baik dari masyarakat dan ke depan benar-benar bisa mendorong pergerakan roda ekonomi di Kalimantan, khususnya Kota Palangka Raya," pungkas Zaini. (PATHUR/H)









