PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya.

Upaya ini ditegaskan melalui pertemuan antara Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, dengan Kepala Basarnas Palangka Raya, Anak Agung Ketut Alit Supartana.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota tersebut menjadi momentum penting bagi kedua instansi untuk menyelaraskan langkah strategis dalam menjaga keselamatan warga.

Dalam kunjungan resmi tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten 1 Setda Kota Palangka Raya.

Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan keseriusan Pemko dalam membangun kolaborasi yang solid dengan lembaga vertikal.

"Fokus utama pembicaraan adalah mengenai pemetaan risiko bencana di Kota Cantik serta percepatan respon jika terjadi situasi darurat yang memerlukan tindakan penyelamatan segera," kata Zaini, Jumat, 6 Maret 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya serta Manajer Pusdalops juga turut hadir guna mendampingi jalannya audiensi tersebut.

Keterlibatan teknis dari BPBD sangat krusial agar sinergi antara Pemko dan Basarnas tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi juga teraplikasi secara efektif di lapangan.

Sinergitas ini mencakup koordinasi personel, penggunaan alat utama sistem penyelamatan, hingga pertukaran data informasi cuaca dan titik rawan.

Zaini mengapresiasi dedikasi Basarnas yang selama ini telah banyak membantu dalam berbagai operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya.

Ia berharap kunjungan ini dapat mempererat komunikasi dan menghilangkan ego sektoral dalam penanganan bencana. Dengan adanya kesepahaman yang kuat, diharapkan proses evakuasi dan mitigasi bencana dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran. (HENDRI/H)