PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan integritas birokrasi dan aparatur melalui penguatan fungsi Inspektorat Daerah.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan penguatan ini menjadi fokus utama dalam mendeteksi dini berbagai potensi pelanggaran di lingkungan pemerintahan.

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di seluruh jajaran organisasi perangkat daerah," katanya, Kamis, 12 Maret 2026.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mengoptimalkan Whistleblowing System (WBS). Sistem ini dirancang sebagai wadah pengaduan bagi masyarakat maupun pegawai yang menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi atau penyimpangan prosedur.

Dengan optimalisasi WBS, proses pelaporan kini menjadi lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh siapa saja yang memiliki informasi valid mengenai praktik maladministrasi.

Aspek keamanan pelapor menjadi prioritas utama dalam sistem ini. Fairid menjamin bahwa WBS memberikan perlindungan penuh terhadap identitas pelapor melalui fitur anonimitas yang ketat.

Hal ini bertujuan untuk menghilangkan keraguan atau rasa takut di masyarakat maupun internal pegawai saat ingin melaporkan indikasi kecurangan, sehingga arus informasi terkait pengawasan dapat berjalan lebih efektif tanpa adanya intimidasi.

"Setiap laporan yang masuk melalui kanal WBS atau yang kita kenal aplikasi LAPOR tidak akan dibiarkan begitu saja. kami menjamin adanya tindak lanjut yang serius dan profesional sesuai dengan SOP yang berlaku," ujarnya.

Inspektorat akan melakukan verifikasi dan investigasi mendalam terhadap setiap aduan guna memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil tindakan hukum atau administratif yang diperlukan.

Pengembangan sistem ini diposisikan sebagai mekanisme early warning atau peringatan dini bagi Pemerintah Kota.

Dengan adanya pengawasan yang ketat dari berbagai sisi, penyimpangan sekecil apa pun diharapkan dapat segera terdeteksi dan diatasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. (HENDRI/y)